<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213</id><updated>2011-08-01T13:26:38.871-07:00</updated><category term='Patah Hati'/><category term='Untuk Kamu Va'/><category term='Umum'/><category term='Sekitar Kita'/><category term='Cinta'/><title type='text'>Kata Hati Seorang Bujang Bejat</title><subtitle type='html'>hidup memang tak seindah kata-kata, kadang-kadang apa yang kita rencanakan tak sesuai dengan kehendak. kadang apa yang kita pikirkan tak sesuai dengan kenyataan. kadang apa yang kita citakan tidak sesuai dengan harapan. apa yang kita cintakan direbut orang. dan itu yang membuat kita akan lebih terlihat 'bejat" lagi.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-5076881672719285042</id><published>2009-11-10T02:10:00.001-08:00</published><updated>2009-11-10T02:12:40.272-08:00</updated><title type='text'>premierku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/Svk8h5JFXDI/AAAAAAAAAU8/H1oj1tUyHDw/s1600-h/Foto016.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/Svk8h5JFXDI/AAAAAAAAAU8/H1oj1tUyHDw/s320/Foto016.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402415780979891250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/Svk8h6cUwoI/AAAAAAAAAU0/_xCigkT47eU/s1600-h/Foto007.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 256px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/Svk8h6cUwoI/AAAAAAAAAU0/_xCigkT47eU/s320/Foto007.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402415781329027714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/Svk8hmr8ICI/AAAAAAAAAUs/Gy3Q-FZRYao/s1600-h/Foto003.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/Svk8hmr8ICI/AAAAAAAAAUs/Gy3Q-FZRYao/s320/Foto003.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402415776025813026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/Svk8hfRKFpI/AAAAAAAAAUk/ZI8gp46SKoE/s1600-h/Foto002.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/Svk8hfRKFpI/AAAAAAAAAUk/ZI8gp46SKoE/s320/Foto002.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402415774034433682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-5076881672719285042?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/5076881672719285042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=5076881672719285042' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/5076881672719285042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/5076881672719285042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2009/11/premierku.html' title='premierku'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/Svk8h5JFXDI/AAAAAAAAAU8/H1oj1tUyHDw/s72-c/Foto016.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-1622520060895646589</id><published>2008-10-17T21:18:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T21:27:07.416-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekitar Kita'/><title type='text'>Aku Pernah datang dan Aku Sangat Patuh</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.mupeng.com/forum/showthread.php?t=586"&gt;Catatan dari seorang teman &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah tentang seorang gadis kecil yang cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu&lt;br /&gt;kata terakhir yang ia tinggalkan adalah saya pernah datang dan saya sangat penurut.&lt;br /&gt;Anak ini rela melepasakan pengobatan, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak 540.000 dolar yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. Dan membagi dana tersebut&lt;br /&gt;menjadi tujuh bagian, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian.Dan dia rela melepaskan pengobatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu lahir dia sudah tidak mengetahui siapa orang tua kandungnya. Dia hanya memiliki seorang papa yang mengadopsinya. Papanya berumur 30 tahun yang bertempat tinggal di provinsi She Cuan kecamatan Suang Liu, kota Sang Xin Zhen Yun Ya Chun Er Cu. Karena miskin, maka selama ini ia tidak menemukan pasangan hidupnya. Kalau masih harus mengadopsi anak kecil ini, mungkin tidak ada lagi orang yang mau dilamar olehnya. Pada tanggal 30 November 1996, tgl 20 bln 10 imlek, adalah saat dimana papanya menemukan anak kecil tersebut diatas hamparan rumput, disanalah papanya menemukan seorang bayi kecil yang sedang kedinginan. Pada saat menemukan anak ini, di dadanya terdapat selembar kartu kecil tertulis, 20 November&lt;br /&gt;jam 12.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Melihat anak kecil ini menangis dengan suara tangisannya sudah mulai melemah. Papanya berpikir kalau tidak ada orang yang memperhatikannya, maka kapan saja bayi ini bisa meninggal. Dengan berat hati papanya memeluk bayi tersebut, dengan menghela nafas dan berkata, "saya makan apa, maka kamu juga ikut apa yang saya makan". Kemudian papanya memberikan dia nama Yu Yan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kisah seorang pemuda yang belum menikah yang membesarkan seorang anak, tidak ada Asi dan juga tidak mampu membeli susu bubuk, hanya mampu memberi makan bayi tersebut dengan air tajin (air beras). Maka dari kecil anak ini tumbuh menjadi lemah dan sakit-sakitan. Tetapi anak ini sangat penurut dan sangat patuh. Musim silih berganti, Yu Yuan pun tumbuh dan bertambah besar serta memiliki kepintaran yang luar biasa. Para tetangga sering memuji Yu Yuan sangat pintar, walaupun dari kecil sering sakit-sakitan dan mereka sangat menyukai Yu Yuan. Ditengah ketakutan dan kecemasan papanya, Yu Yuan pelan-pelan tumbuh dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yu Yuan yang hidup dalam kesusahan memang luar biasa, mulai dari umur lima tahun, dia sudah membantu papa mengerjakan pekerjaan rumah. Mencuci baju, memasak nasi dan memotong rumput. Setiap hal dia kerjakan dengan baik. Dia sadar dia berbeda dengan anak-anak lain. Anak-anak lain memiliki sepasang orang tua, sedangkan dia hanya memiliki seorang papa. Keluarga ini hanya mengandalkan dia dan papa yang saling menopang. Dia harus menjadi seorang anak yang penurut dan tidak boleh membuat papa menjadi sedih dan marah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat dia masuk sekolah dasar, dia sendiri sudah sangat mengerti, harus giat belajar dan menjadi juara di sekolah. Inilah yang bisa membuat papanya yang tidak berpendidikan menjadi bangga di desanya. Dia tidak pernah mengecewakan papanya, dia pun bernyanyi untuk papanya. Setiap hal yang lucu yang terjadi disekolahnya di ceritakan kepada papanya. Kadang-kadang dia bisa nakal dengan mengeluarkan soal-soal yang&lt;br /&gt;susah untuk menguji papanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali melihat senyuman papanya, dia merasa puas dan bahagia.Walaupun tidak seperti anak-anak lain yang memiliki mama, tetapi bisa hidup bahagia dengan papa, ia sudah sangat berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari bulan Mei 2005 Yu Yuan mulai mengalami mimisan. Pada suatu pagi saat Yu Yuan sedang mencuci muka, ia menyadari bahwa air cuci mukanya sudah penuh dengan darah yang ternyata berasal dari hidungnya.&lt;br /&gt;Dengan berbagai cara tidak bisa menghentikan pendarahan tersebut. Sehingga papanya membawa Yu Yuan kepuskesmas desa untuk disuntik. Tetapi sayangnya dari bekas suntikan itu juga mengerluarkan darah dan tidak mau berhenti. Dipahanya mulai bermunculan bintik-bintik merah. Dokter tersebut menyarankan papanya untuk membawa Yu Yuan ke rumah sakit untuk diperiksa. Begitu tiba di rumah sakit, Yu Yuan tidak mendapatkan nomor karena antrian sudah panjang. Yu Yuan hanya bisa duduk sendiri dikursi yang panjang untuk menutupi hidungnya. Darah yang keluar dari hidungnya bagaikan air yang terus mengalir dan memerahi lantai. Karena papanya merasa tidak enak kemudian mengambil sebuah baskom kecil untuk menampung darah yang keluar dari hidung Yu Yuan. Tidak sampai sepuluh menit, baskom yang kecil tersebut sudah penuh berisi darah yang keluar dari hidung Yu Yuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter yang melihat keadaaan ini cepat-cepat membawa Yu Yuan untuk diperiksa.Setelah diperiksa, dokter menyatakan bahwa Yu Yuan terkena Leukimia ganas. Pengobatan penyakit tersebut sangat mahal yang memerlukan biaya sebesar 300.000$. Papanya mulai cemas melihat anaknya yang terbaring lemah diranjang. Papanya hanya memiliki satu niat yaitu menyelamatkan anaknya. Dengan berbagai cara meminjam uang kesanak saudara dan teman dan ternyata, uang yang terkumpul sangatlah sedikit.&lt;br /&gt;Papanya akhirnya mengambil keputusan untuk menjual rumahnya yang merupakan harta satu satunya. Tapi karena rumahnya terlalu kumuh, dalam waktu yang singkat tidak bisa menemukan seorang pembeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat mata papanya yang sedih dan pipi yang kian hari kian kurus. Dalam hati Yu Yuan merasa sedih. Pada suatu hari Yu Yuan menarik tangan papanya, air mata pun mengalir dikala kata-kata belum sempat terlontar.&lt;br /&gt;"Papa saya ingin mati". Papanya dengan pandangan yang kaget melihat Yu Yuan, "Kamu baru berumur&lt;br /&gt;8 tahun kenapa mau mati". "Saya adalah anak yang dipungut, semua orang berkata nyawa saya tak berharga, tidaklah cocok dengan penyakit ini, biarlah saya keluar dari rumah sakit ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 18 juni, Yu Yuan mewakili papanya yang tidak mengenal huruf, menandatangani surat keterangan pelepasan perawatan. Anak yang berumur delapan tahun itu pun mengatur segala sesuatu yang berhubungan&lt;br /&gt;dengan pemakamannya sendiri. Hari itu juga setelah pulang kerumah, Yu Yuan yang sejak kecil tidak pernah memiliki permintaan, hari itu meminta dua permohonan kepada papanya. Dia ingin memakai baju baru dan berfoto. Yu Yuan berkata kepada papanya: "Setelah saya tidak ada, kalau papa merindukan saya lihatlah foto ini". Hari kedua, papanya menyuruh bibi menemani Yu Yuan pergi ke kota dan membeli baju baru.&lt;br /&gt;Yu Yuan sendirilah yang memilih baju yang dibelinya. Bibinya memilihkan satu rok yang berwarna putih dengan corak bintik-bintik merah. Begitu mencoba dan tidak rela melepaskannya. Kemudian mereka bertiga tiba di&lt;br /&gt;sebuah studio foto. Yu Yuan kemudia memakai baju barunya dengan pose secantik mungkin&lt;br /&gt;berjuang untuk tersenyum. Bagaimanapun ia berusaha tersenyum, pada akhirnya juga tidak bisa menahan air matanya yang mengalir keluar. Kalau bukan karena seorang wartawan Chuan Yuan yang bekerja di surat kabar&lt;br /&gt;Cheng Du Wan Bao, Yu Yuan akan seperti selembar daun yang lepas dari pohon dan hilang ditiup angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui keadaan Yu Yuan dari rumah sakit, Chuan Yuan kemudian menuliskan sebuah laporan, menceritakan kisah Yu Yuan secara detail. Cerita tentang anak yg berumur 8 tahun mengatur pemakamakannya sendiri dan akhirnya menyebar keseluruh kota Rong Cheng. Banyak orang-orang yang tergugah oleh seorang anak kecil yang sakit ini, dari ibu kota sampai satu Negara bahkan sampai keseluruh dunia. Mereka mengirim email ke seluruh dunia untuk menggalang dana bagi anak ini". Dunia yang damai ini menjadi suara panggilan yang sangat kuat bagi setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dalam waktu sepuluh hari, dari perkumpulan orang Chinese didunia saja telah mengumpulkan 560.000 dolar. Biaya operasi pun telah tercukupi.Titik kehidupan Yu Yuan sekali lagi dihidupkan oleh cinta kasih semua orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, pengumuman penggalangan dana dihentikan tetapi dana terus mengalir dari seluruh dunia. Dana pun telah tersedia dan para dokter sudah ada untuk mengobati Yu Yuan. Satu demi satu gerbang kesulitan&lt;br /&gt;pengobatan juga telah dilewati. Semua orang menunggu hari suksesnya Yu Yuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang teman di-email bahkan menulis: "Yu Yuan anakku yang tercinta saya mengharapkan kesembuhanmu dan keluar dari rumah sakit. Saya mendoakanmu cepat kembali ke sekolah. Saya mendambakanmu bisa tumbuh besar dan sehat. Yu Yuan anakku tercinta."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 21 Juni, Yu Yuan yang telah melepaskan pengobatan dan menunggu kematian akhirnya dibawa kembali ke ibu kota . Dana yang sudah terkumpul, membuat jiwa yang lemah ini memiliki harapan dan alasan untuk terus bertahan hidup. Yu Yuan akhirnya menerima pengobatan dan dia sangat menderita didalam sebuah pintu kaca tempat dia berobat. Yu Yuan kemudian berbaring di ranjang untuk diinfus. Ketegaran anak kecil ini&lt;br /&gt;membuat semua orang kagum padanya. Dokter yang menangani dia, Shii Min berkata, dalam perjalanan proses terapi akan mendatangkan mual yang sangat hebat. Pada permulaan terapi Yu Yuan sering sekali muntah. Tetapi Yu Yuan tidak pernah mengeluh. Pada saat pertama kali melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang, jarum suntik ditusukkan dari depan dadanya, tetapi Yu Yuan tidak menangis dan juga tidak berteriak, bahkan tidak meneteskan air mata. Yu yuan yang dari dari lahir sampai maut menjemput tidak pernah mendapat kasih sayang seorang ibu. Pada saat dokter Shii Min menawarkan Yu Yuan untuk menjadi anak perermpuannya. Air mata Yu Yuan pun mengalir tak terbendung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua saat dokter Shii Min datang, Yu Yuan dengan malu-malu memanggil dengan sebutan Shii Mama. Pertama kalinya mendengar suara itu, Shii Min kaget, dan kemudian dengan tersenyum dan menjawab, "Anak yang baik". Semua orang mendambakan sebuah keajaiban dan menunggu momen dimana Yu Yuan hidup dan sembuh kembali. Banyak masyarakat datang untuk menjenguk Yu Yuan dan banyak orang menanyakan kabar Yu Yuan dari email. Selama dua bulan Yu Yuan melakukan terapi dan telah berjuang menerobos&lt;br /&gt;sembilan pintu maut. Pernah mengalami pendarahan dipencernaan dan selalu selamat dari bencana. Sampai akhirnya darah putih dari tubuh Yu Yuan sudah bisa terkontrol. Semua orang-orang pun menunggu kabar baik dari kesembuhan Yu Yuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi efek samping yang dikeluarkan oleh obat-obat terapi sangatlah menakutkan, apalagi dibandingkan dengan anak-anak leukemia yang lain. Fisik Yu Yuan jauh sangat lemah. Setelah melewati operasi tersebut fisik&lt;br /&gt;Yu Yuan semakin lemah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 20 agustus, Yu Yuan bertanya kepada wartawan Fu Yuan: &lt;br /&gt;"Tante kenapa mereka mau menyumbang dana untuk saya? Tanya Yu Yuan kepada wartawan tersebut. Wartawan tersebut menjawab, karena mereka semua adalah orang yang baik hati". Yu Yuan kemudia berkata : "Tante saya juga mau menjadi orang yang baik hati".Wartawan itupun menjawab, "Kamu memang orang yang baik. Orang baik harus saling membantu agar bisa berubah menjadi semakin baik". Yu yuan dari&lt;br /&gt;bawah bantal tidurnya mengambil sebuah buku, dan diberikan kepada ke Fu Yuan."Tante ini adalah surat wasiat saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fu yuan kaget, sekali membuka dan melihat surat tersebut ternyata Yu Yuan telah mengatur tentang pengaturan pemakamannya sendiri. Ini adalah seorang anak yang berumur delapan tahun yang sedang menghadapi sebuah kematian dan diatas ranjang menulis tiga halaman surat wasiat dan dibagi menjadi enam bagian, dengan pembukaan, tante Fu Yuan, dan diakhiri dengan selamat tinggal tante Fu Yuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu artikel itu nama Fu Yuan muncul tujuh kali dan masih ada sembilan sebutan singkat tante wartawan. Dibelakang ada enam belas sebutan dan ini adalah kata setelah Yu Yuan meninggal. &lt;br /&gt;Tolong,..... ..&lt;br /&gt;Dan dia&lt;br /&gt;juga ingin menyatakan terima kasih serta selamat tinggal kepada orang-orang yang selama ini telah memperhatikan dia lewat surat kabar. "Sampai jumpa tante, kita berjumpa lagi dalam mimpi. Tolong jaga papa saya. Dan sedikit dari dana pengobatan ini bisa dibagikan kepada sekolah saya. Dan katakana ini juga pada pemimpin palang merah. Setelah saya meninggal, biaya pengobatan itu dibagikan kepada orang-orang yang sakit seperti saya. Biar mereka lekas sembuh". &lt;br /&gt;Surat wasiat ini membuat Fu Yuan tidak bisa menahan tangis yang membasahi pipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah datang, saya sangat patuh, demikianlah kata-kata yang keluar dari bibir Yu Yuan. Pada tanggal 22 agustus, karena pendarahan dipencernaan hampir satu bulan, Yu Yuan tidak bisa makan dan hanya bisa&lt;br /&gt;mengandalkan infus untuk bertahan hidup. Mula mulanya berusaha mencuri makan, Yu Yuan mengambil mie instant dan memakannya. Hal ini membuat pendarahan di pencernaan Yu Yuan semakin parah. Dokter dan perawat pun secepatnya memberikan pertolongan darurat dan memberi infus dan transfer&lt;br /&gt;darah setelah melihat pendarahan Yu Yuan yang sangat hebat. Dokter dan para perawat pun ikut menangis.&lt;br /&gt;Semua orang ingin membantu meringankan pederitaannya. Tetapi tetap tidak bisa membantunya. Yu Yuan yang telah menderita karena penyakit tersebut akhirnya meninggal dengan tenang. Semua orang tidak bisa menerima&lt;br /&gt;kenyataan ini melihat malaikat kecil yang cantik yang suci bagaikan air. Sungguh telah pergi kedunia lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikecamatan She Chuan, sebuah email pun dipenuhi tangisan menghantar kepergian Yu Yuan. Banyak yang mengirimkan ucapan turut berduka cita dengan karangan bunga yang ditumupuk setinggi gunung. Ada seorang pemuda berkata dengan pelan "Anak kecil, kamu sebenarnya adalah malaikat kecil diatas langit, kepakanlah kedua sayapmu. Terbanglah.. ......... ...." &lt;br /&gt;demikian kata-kata dari seorang pemuda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 26 Agustus, pemakaman Yu Yuan dilaksanakan saat hujan gerimis. Didepan rumah duka, banyak orang-orang berdiri dan menangis mengantar  kepergian Yu Yuan. Mereka adalah papa mama Yu Yuan yang tidak dikenal oleh Yu Yuan semasa hidupnya. Demi Yu Yuan yang menderita karena leukemia dan melepaskan pengobatan demi orang lain, maka datanglah papa mama dari berbagai daerah yang diam-diam mengantarkan kepergian Yu Yuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didepan kuburannya terdapat selembar foto Yu Yuan yang sedang tertawa. Diatas batu nisannya tertulis, "Aku pernah datang dan aku sangat patuh" (30 nov 1996- 22 agus 2005). Dan dibelakangnya terukir perjalanan singkat riwayat hidup Yu Yuan. Dua kalimat terakhir adalah disaat dia masih hidup telah menerima kehangatan dari dunia. Beristirahatlah gadis kecilku, nirwana akan menjadi lebih ceria dengan adanya dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai pesan dari Yu Yuan, sisa dana 540.000 dolar tersebut disumbangkan kepada anak-anak penderita luekimia lainnya. Tujuh anak yang menerima bantuan dana Yu Yuan itu adalah : Shii Li, Huang Zhi Qiang, Liu Ling Lu, Zhang Yu Jie, Gao Jian, Wang Jie. Tujuh anak kecil yang kasihan ini semua berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka adalah anak-anak miskin yang berjuang melawan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 24 September, anak pertama yang menerima bantuan dari Yu Yuan di rumah sakit Hua Xi berhasil melakukan operasi. Senyuman yang mengambang pun terlukis diraut wajah anak tersebut. "Saya telah menerima bantuan dari kehidupan Anda, terima kasih adik Yu Yuan kamu pasti sedang melihat kami diatas sana . Jangan risau, kelak di batu nisan, kami juga akan mengukirnya dengan kata-kata "Aku pernah datang dan aku sangat patuh". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-1622520060895646589?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/1622520060895646589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=1622520060895646589' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/1622520060895646589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/1622520060895646589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/10/aku-pernah-datang-dan-aku-sangat-patuh.html' title='Aku Pernah datang dan Aku Sangat Patuh'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-4234690344208904356</id><published>2008-10-13T18:50:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T18:54:23.847-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekitar Kita'/><title type='text'>JUDI SMS MENGGILAAAA ......</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tiap stasiun televisi di Indonesia mempunyai acara kontes-kontesan. Tengok saja misalnya AFI, Indonesian Idol, Penghuni Terakhir, KDI, Putri Cantrik, dsb. Sejatinya, tujuan dari acara ini bukan mencari bibit penyanyi terbaik. Acara ini hanya sebagai kedok. Bisnis sebenarnya adalah SMS premium...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis ini sangat menggiurkan, lagi pula aman dari jeratan hukum setidaknya sampai saat ini. Mari kita hitung. Satu kali kirim SMS biayanya --anggaplah-- Rp 2000. Uang dua ribu rupiah ini sekitar 60% untuk penyelenggara SMS Center (Satelindo, elkomsel, dsb). Sisanya yang 40% untuk "bandar" (penyelenggara) SMS. Siapa saja bisa jadi bandar, asal punya modal untuk sewa server yang terhubung ke Internet nonstop 24 jam per hari dan membuat program aplikasinya. Jika dari satu SMS ini "bandar" mendapat 40% (artinya sekitar Rp 800), maka jika yang mengirimkan sebanyak 5% saja dari total penduduk Indonesia (Coba anda hitung, dari 100 orang kawan anda, berapa yang punya handphone? Saya yakin lebih dari 40%), maka bandar ini bisa meraup uang sebanyak Rp 80.000.000.000 (baca: Delapan puluh milyar rupiah). Jika hadiah yang diiming-imingkan adalah ? rumah senilai 1 milyar, itu artinya bandar hanya perlu menyisihkan 1,25% dari keuntungan yang diraupnya sebagai "biaya promosi"! Dan ingat, satu orang biasanya tidak mengirimkan SMS hanya sekali. Masyarakat diminta mengirimkan SMS&lt;br /&gt;sebanyak-banyaknya agar jagoannya tidak tersisih, dan "siapa tahu" mendapat hadiah. Kata "siapa tahu" adalah untung-untungan, yang mempertaruhkan pulsa handphone. Pulsa ini dibeli pakai uang. &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Artinya : Kuis SMS adalah 100% judi&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Begitu menggiurkannya bisnis ini, sampai-sampai Nutrisari membuat iklan yang saya pikir menyesatkan. Pemirsa televisi diminta menebak, "buka" atau "sahur", lalu jawabannya dikirim via SMS. Ada embel-embel gratis.&lt;br /&gt;Ada kata, "dapatkan handphone... " Saya bilang ini menyesatkan, karena pemirsa televisi bisa menyangka : "Dengan mengirimkan SMS ke nomor sekian yang gratis (toll free), saya bisa mendapat handphone gratis".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini sudah sangat menyedihkan. Bahkan sangat gawat. Lebih parah daripada zaman Porkas atau SDSB. Jika dulu, orang untuk bisa berjudi harus mendatangi agen, jika dulu zaman jahiliyah orang berjudi dengan anak panah, sekarang orang bisa berjudi, hanya dengan beberapa ketukan jari di pesawat handphone!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong bantu sebarkan kampanye anti judi SMS ini. Tanpa bantuan anda, kampanye ini akan meredup dan sia-sia belaka. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-4234690344208904356?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/4234690344208904356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=4234690344208904356' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/4234690344208904356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/4234690344208904356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/10/judi-sms-menggilaaaa.html' title='JUDI SMS MENGGILAAAA ......'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-6845607343616634398</id><published>2008-08-24T22:03:00.000-07:00</published><updated>2008-08-25T20:18:33.305-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Untuk Kamu Va'/><title type='text'>hal yang tak mau kudengar adalah "aku mau pergi say..."</title><content type='html'>entah kenapa setiap aku mendengar kamu mengatakan "aku mau pergi say ...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;fa.. kenapa ya setiap kamu pamit mau pergi, setiap kamu ngomong 'saya mau pergi say.., paling juga beberapa hari', aku semakin sering memikirkanmu. 'beberapa hari' yang kau katakan itu bagiku terasa sangat lama.&lt;br /&gt;akukan pernah ngomong, jangan pernah kamu mengucapakan itu lagi, jangan pernah kamu bilang mau pergi lagi. jangan han, aku tidak bisa. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;bila memang kamu mau pergi, jangan pernah bilang lagi ya han, aku tidak apa-apa. semoga kamu cepat pulang han, jaga diri baik-baik, lekas ketemu lagi denganku. aku sudah mulai rindu lagi padamu afifatul ulfah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-6845607343616634398?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/6845607343616634398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=6845607343616634398' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/6845607343616634398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/6845607343616634398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/08/hal-yang-tak-mau-kudengar-adalah-aku.html' title='hal yang tak mau kudengar adalah &quot;aku mau pergi say...&quot;'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-7977456721814086984</id><published>2008-08-16T20:39:00.000-07:00</published><updated>2008-08-16T20:43:27.158-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekitar Kita'/><title type='text'>Kalau Hanya Ada Satu Pemenang, Mengapa Kita Ikut Bertanding?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.mupeng.com/forum/showthread.php?t=12205"&gt;Catatan dari seorang teman. &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu alasan mengapa kita memiliki frase `kalah sebelum bertanding' adalah karena pada kenyataannya begitu banyak orang yang enggan untuk ikut dalam pertandingan menyusuri hidup. Hanya karena mereka tahu bahwa mereka tidak akan pernah menjadi pemenang. Jika hidup kita adalah soal kalah dan menang, mungkin cara berpikir itu bisa diterapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pada kenyataannya hidup kita tidak selamanya tentang kalah dan menang. Memang, ada kalanya kita harus terlibat dalam permainan seperti itu. Jika kita tidak mengalahkan orang lain, maka orang lain akan mengalahkan kita; dan kita menjadi pecundang. Namun, sebagian besar kegiatan dalam hidup kita bukan soal itu.&lt;br /&gt;Melainkan soal; bagaimana kita menjalani hidup itu sendiri. Oleh karena itu, dalam banyak situasi; `menjalani' hidup itu lebih penting daripada hasil akhirnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tentu masih ingat sebuah kisah klasik tentang seorang lelaki lugu yang tengah duduk diteras sebuah kedai dipinggir jalan. Ketika mendekatkan cangkir kopi ke bibirnya, dia terperangah, karena tiba-tiba saja ada segerombolan orang yang berlarian.&lt;br /&gt;Ia lalu bertanya kepada pelayan;"Kenapa sih orang-orang itu pada berlarian begitu?"&lt;br /&gt;Sang pelayan menjawab:"Ini perlombaan lari marathon, Tuan."&lt;br /&gt;Ia tersenyum dengan ramah, kemudian melanjutkan: "Pemenangnya akan mendapatkan sebuah piala." Katanya.&lt;br /&gt;Lalu lelaki itu berkata;"Kalau hanya pemenangnya yang mendapatkan piala, kenapa orang-orang yang lainnya juga pada ikut berlari...?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan besar, didunia nyata tidak ada manusia yang cukup lugu untuk melakukan dialog seperti itu. Setidak-tidaknya dalam konteks `lomba lari marathon'. Kita semua tahu bahwa pemenang lomba lari marathon hanya satu orang. Atau paling banyak 3 orang. Jika panitia berbaik hati menyediakan hadiah sampai juara harapan ketiga seperti ketika kita sekolah di TK dulu, maka jumlah pemenangnya paling banyak ada 6 orang.&lt;br /&gt;Tetapi, kita tidak cukup bodoh untuk mempertanyakan; "Mengapa ratusan orang lainnya ikut berlari juga?"&lt;br /&gt;Tetapi, mari cermati kehidupan sehari-hari kita. Secara tidak langsung kita sering mengajukan pertanyaan naif seperti itu. Kita begitu seringnya bertanya; kenapa orang kecil seperti kita mesti kerja habis-habisan? Paling hasilnya cuma segitu-gitu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih disekolah menengah dulu, saya beberapa kali mengikuti 10K Marathon Competition. Dalam perlombaan itu, selalu saja ada atlet profesional dari pelatda yang ikut serta. Tapi, jumlah mereka tidak banyak.&lt;br /&gt;Sedangkan, ratusan peserta lainnya adalah mereka yang paling banter hanya berolah raga seminggu sekali saja, termasuk saya dengan tubuh kerempeng dan napas yang pas-pasan ini. Bahkan ada juga peserta yang sudah lanjut usia. Nyaris tidak mungkin kami bisa menang. Kami semua mengetahui hal itu. Tapi, mengapa kami tetap ikut perlombaan itu?&lt;br /&gt;"Ya, kenapa Kakek mengikuti perlombaan ini?"&lt;br /&gt;Anda boleh bertanya begitu kepada si Kakek veteran perang kemerdekaan yang ngotot mau ikut perlombaan.&lt;br /&gt;Dan dia akan menjawab: "Kakek mah, yang penting sehat, cucu. Tidak apa-apa menang juga. Yang penting sehat...." Alah, yang penting sehat, kata si Kakek.&lt;br /&gt;Kalau anda tanyakan itu kepada orang dewasa lainnya, mereka akan menjawab: "Demi kesehatan, Mas. Kita perlu berolah raga. Kalau menang syukur. Tidak juga yah, tidak apa-apalah. Yang penting sehat."&lt;br /&gt;Sedangkan, gadis-gadis remaja berusia belasan tahun akan menjawab:"Tau deh, Mas. Pokoknya seru ajjah. Bisa ketemuan sama teman-teman. "&lt;br /&gt;Dan dari para lelaki kecil yang sedang puber seperti saya waktu itu, mungkin anda akan mendengar:"Asyik Mas. Banyak cewek kece yang ikutan...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendek kata, ada begitu banyak alasan mengapa orang ikut serta dalam perlombaan lari marathon itu; meskipun mereka tahu tidak akan menang. Dan diakhir pertandingan, kita selalu bisa menemukan senyum kepuasan disetiap wajah yang mengikuti perlombaan.&lt;br /&gt;Ketika sang atlet pelatnas naik pentas untuk menerima tabanas; setiap orang ikut merasa puas. Tidak ada iri dihati ini. Sebab, dari awal pun kita sudah tahu bahwa hadiah tabanas dan piala itu bukan untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mempunyai bagian masing-masing dalam perlombaan itu. Sang Kakek, mendapatkan kesempatan untuk berolah raga dengan gembira demi kesehatannya. Para pemuda senang dengan keringat yang membasahi seluruh tubuhnya. Para remaja gembira karena bertemu dengan rekan-rekan seusianya. Sambil ngeceng satu sama lain. Dan tampaknya, semua orang mendapatkan kemenangannya masing-masing. Kecuali orang-orang yang memilih tidur dibawah selimut. Dan mereka yang hanya nongkrong dipinggir jalan yang dilewati para pelari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba lari marathon mungkin sudah bukan olah raga populer lagi dijaman ini. Tetapi, esensinya masih tetap ada hingga kini. Kehidupan kita, tidak ubahnya seperti perlombaan lari marathon itu. Ada sejumlah hadiah disediakan bagi mereka yang berkoneksi sangat kuat. Bermodal teramat besar. Dan berkedudukan begitu tinggi.&lt;br /&gt;Namun, jika saja orang-orang yang tidak memiliki semua keistimewaan itu memilih untuk berhenti sebelum bertanding; kehidupan kita mungkin akan berubah wajah.&lt;br /&gt;Menjadi sebuah ironi ketidakberdayaan. Untungnya, sebagian besar manusia sederhana yang kita lihat adalah orang-orang tangguh. Mereka adalah pejuang hebat yang tidak mudah menyerah. Tengoklah mereka yang tidak pernah lelah untuk terus merengkuh hidup. Mengagumkan sekali. Meskipun mereka tahu bahwa tidak mungkin untuk mendapatkan pendapatan sejumlah miliaran atau sekedar ratusan ribu rupiah saja; namun mereka tetap melangkah, ikut terlarut dalam geliat hidup.&lt;br /&gt;Mereka tidak hendak berhenti.&lt;br /&gt;Sebab, sekalipun tahu bahwa uang besar adalah jatah orang-orang besar, namun ikut terlibat dalam permainan keseharian adalah pilihan yang paling bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita berkesempatan untuk menyasar ke pasar-pasar pada pukul dua pagi, kita akan menemukan orang-orang dari jenis ini. Tukang gorengan. Para penyapu jalan. Para petugas pembersih toilet digedung-gedung perkantoran. Para buruh tani. Ibu-ibu tukang cuci pakaian. Para hansip dan petugas keamanan. Para guru bantu disekolah-sekolah reyot . Aih, betapa banyaknya orang yang ikut dalam lari marathon kehidupan ini. Apakah mereka akan mendapatkan piala? Tidak. Lantas, mengapa mereka ikut berlari? Karena, mereka ingin mengajari kita tentang hidup. Mengajari kita? Ya. Mengajari kita. Karena kita yang lebih beruntung ini sering sekali menyia-nyiakan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita terlampau mudah untuk berkeluh kesah. Ketika kita tahu akan kalah, kita langsung menyerah. "Untuk apa kita bekerja jika dibayar dengan upah murah? Cuma membuat kaya para pengusaha saja!" Begitu kita sering berkilah.&lt;br /&gt;"Ngapain susah-susah begitu jika hasilnya cuma segini?" Kemudian kita memilih untuk tidur lagi.&lt;br /&gt;"Kalau begini caranya, aku berhenti saja!" Lalu kita keluar dari arena. Malu kita oleh orang-orang sederhana itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, Ayah dan Ibu sudah menyekolahkan kita dengan bersusah payah. Mereka mengumpulkan rupiah, demi rupiah. Dengan terengah-engah. Supaya kita bisa sekolah. Setelah kita lulus sekolah? Kita menjadi orang-orang yang begitu mudahnya untuk menyerah kalah. Setiap kali dihadapkan pada jalan yang menanjak sedikit saja, kita sudah cepat merasa lelah. Ketika tersandung dengan kerikil kecil saja, kita sudah mengeluh seolah kehilangan kaki sebelah. Bukan peristiwanya yang menjadi musibah. Melainkan sikap kita untuk memilih menjadi manusia bermental lemah. Malu kita oleh orang-orang sederhana itu. Meskipun mungkin mereka tidak sepintar kita. Tidak sekolah setinggi kita. Tidak berkulit semulus kita. Namun, semangat mereka dalam menjalani hidup, bukanlah tandingan bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah sesekali tengok garis-garis wajah mereka. Disana kita akan menemukan sebuah gambaran tentang hidup semacam apa yang mereka jalani setiap hari. Tidak lebih mudah dari kita. Sekalipun begitu; mereka enggan untuk berhenti. Mereka terus berlari. Untuk berlomba dalam marathon ini. Perlombaan yang hadiahnya mereka definisikan sendiri. Yaitu; menunaikan panggilan hidup.&lt;br /&gt;Dan, apakah sesungguhnya panggilan hidup itu? Untuk menjalani kehidupan itu sendiri. Dengan segenap bekal yang telah Tuhan berikan didalam diri kita masing-masing. Bersediakah kita mendaya gunakannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Catatan Kaki:&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#6633ff;"&gt;&lt;em&gt;Hidup tidak selamanya tentang kalah dan menang.&lt;br /&gt;Melainkan tentang bagaimana kita menjalaninya dengan tindakan-tindakan yang memberi makna positif.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-7977456721814086984?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/7977456721814086984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=7977456721814086984' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/7977456721814086984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/7977456721814086984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/08/kalau-hanya-ada-satu-pemenang-mengapa.html' title='Kalau Hanya Ada Satu Pemenang, Mengapa Kita Ikut Bertanding?'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-9086000804243212103</id><published>2008-08-07T20:17:00.000-07:00</published><updated>2008-08-07T20:23:29.608-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekitar Kita'/><title type='text'>Boleh Nggak Aku Membeli Waku Ayah 1 Jam Saja?</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.mupeng.com/forum/showthread.php?t=10336"&gt;dari goresan pena seorang teman&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, seorang laki-laki pulang dari bekerja larut malam. Hari itu sangat melelahkan baginya. Sesampainya dirumah ia mendapati anaknya yang berusia 5 tahun sudah menunggunya di depan pintu rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak: "Ayah, boleh aku bertanya?"&lt;br /&gt;Ayah: "yeah, boleh, ada apa?" jawab sang ayah.&lt;br /&gt;Anak: "Ayah, berapa gaji ayah dalam satu jam?"&lt;br /&gt;Ayah: "Bukan urusan mu.. ngapain kamu nanya-nanya hal begitu??" jawab sang ayah dengan marah.&lt;br /&gt;Anak: " Aku cuma pengen tahu ayah... tolonglah ayah, beritahu aku, berapa penghasilan ayah dalam sejam?" tanya si anak dengan memelas&lt;br /&gt;Ayah: "baiklah, jika kamu emang pengen tahu, gaji ayah mu ini Cuma Rp.30.000 sejam.. puas?" jawab si ayah dengan ketus.&lt;br /&gt;Anak: " Oh..." ujar si anak sambil menundukkan kepala... kemudian ia kembali bertanya&lt;br /&gt;Anak: "ayah, boleh nggak aku minta Rp.15.000?" tanya si anak dengan ragu-ragu..&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mendengar pertanyaan terakhir anaknya, kekesalan sang ayah langsung memuncak....&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Pada saat itu juga sang ayah langsung berkata: "oh.. jadi kamu nanya gaji ayah berapa Cuma mau minta uang untuk beli mainan2 ga penting atau barang2 ga berguna lain ya? Kalau begitu sekarang kamu cepat masuk ke&lt;br /&gt;kamar mu dan TIDUR... kau tau sekarang jam berapa HAH? Mikir dong... ayah kerja keras tiap hari untuk kamu dan mama mu, tapi kamu egois sekali... kelakuanmu sungguh memalukan" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan wajah sedih dan kepala menunduk si anak segera menuju ke kamarnya tanpa berkata-kata.. terlihat jelas bahwa ia sangat sedih mendengarkan perkataan ayahnya... ia segera masuk kedalam kamarnya dan menutup pintu dengan perlahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah lalu duduk di kursi dan tanpa sengaja kembali memikirkan permintaan anaknya barusan ditengah malam buta seperti saat itu. Dalam pikirannya ia sangat kesal dan tak habis pikir kok teganya anak yang&lt;br /&gt;disayanginya itu malah menanyakan uang disaat ia baru saja pulang dan capek setelah bekerja keras seharian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa jam berlalu, sang ayah mulai tenang, dan ia bisa berpikir sedikit lebih jernih. Ia kemudian berpikir: "yah, namanya juga anak-anak... atau mungkin saja anak ku memang membutuhkan uang Rp.15.000 itu untuk membeli sesuatu yang sangat penting baginya. Lagi pula, anak ku itu tidak terlalu sering minta uang kok... ia juga bukan anak yang suka konsumtif."&lt;br /&gt;Lalu sang ayah segera menuju kekamar anaknya, lalu membuka pintu kamar anaknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kamu udah tidur sayang?" tanya sang ayah.&lt;br /&gt;"belum ayah", jawab anaknya dengan suara agak terbata-bata.&lt;br /&gt;"Ayah udah berpikir, mungkin tadi ayah terlalu keras" kata sang ayah.&lt;br /&gt;"Hari ini sangat melelahkan buat ayah, ayah minta maaf telah melampiaskan kekesalan ayah padamu. Ini, Rp.15.000 yang kamu minta tadi" kata sang ayah dengan nada lembut.&lt;br /&gt;Si anak seketika itu juga langsung berdiri dan tersenyum. "OH... terima kasih ayah... " ujar anaknya dengan riang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, ia merogoh kebawah bantalnya dan mengeluarkan setumpuk uang kertas yang sudah lusuh. Si anak kemudian mulai menyusun dan merapikan uang yang dimilikinya itu diatas kasur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sang ayah melihat ternyata anaknya sudah punya uang dalam jumlah yang cukup banyak, ia kembali marah dan kesal.&lt;br /&gt;"Untuk apa kamu minta uang lagi kalau kamu udah punya uang sebanyak itu?" tanya sang ayah dengan nada tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Soalnya sebelum ayah kasih, uangnya nggak cukup ayah..." jawab sang anak. "Tapi sekarang aku udah punya uang yang cukup", kata si anak kemudian.&lt;br /&gt;"Ayah, sekarang aku sudah punya Rp.30.000.. boleh nggak aku membeli waktu ayah satu jam saja…?" tanya anaknya dengan nada sungguh-sungguh dan polos..&lt;br /&gt;"Aku mau makan malam bareng sama ayah dan mama... besok ayah pulang cepat ya…" ujar si anak dengan sungguh-sungguh… matanya menatap polos pada sang ayah yang diam terpaku dihadapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perkataan anaknya, sang ayah langsung terenyuh dan menangis.. ia lalu segera merangkul anak yang disayanginya itu sambil menangis dan minta maaf pada sang anak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maafkan ayah sayang..." ujar sang ayah.&lt;br /&gt;"Ayah telah khilaf, selama ini ayah lupa untuk apa ayah bekerja keras...maafkan ayah anakku..." kata sang ayah ditengah suara tangisnya. Si anak hanya diam membisu dalam dekapan sang ayah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Cerita ini hanyalah untuk mengingatkan kita semua yang selalu bekerja keras dalam hidup ini. Janganlah kita membiarkan waktu berlalu begitu saja tanpa kita sempat menikmati waktu yang sangat berharga tersebut bersama orang-orang yang sangat kita sayangi dan sangat berarti dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah untuk selalu berusaha menyisihkan waktu seharga Rp.30.000 untuk orang-orang yang Anda cintai dan sayangi. Jika kita meninggal besok, perusahaan tempat kita bekerja dapat dengan mudah mengganti orang yang menempati posisi kita hanya dalam hitungan hari..&lt;br /&gt;Tapi, keluarga dan orang dekat tercinta yang kita tinggalkan akan merasakan kehilangan itu sepanjang hidupnya... Bila kita memikirkannya, kenapa kita masih saja mencurahkan seluruh hidup kita hanya untuk bekerja???&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-9086000804243212103?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/9086000804243212103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=9086000804243212103' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/9086000804243212103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/9086000804243212103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/08/boleh-nggak-aku-membeli-waku-ayah-1-jam.html' title='Boleh Nggak Aku Membeli Waku Ayah 1 Jam Saja?'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-6733966856332579303</id><published>2008-08-02T19:39:00.000-07:00</published><updated>2008-08-02T19:42:05.192-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekitar Kita'/><title type='text'>sebelum kamu menceraikanku............</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.mupeng.com/forum/showthread.php?t=13272"&gt;(catatan dari seorang teman)&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada hari pernikahanku, aku membopong istriku. Mobil pengantin berhenti didepan flat kami yang cuma berkamar satu. Sahabat-sahabatku menyuruhku untuk membopongnya begitu keluar dari mobil.Jadi kubopong ia memasuki rumah kami. Ia kelihatan malu-malu. Aku adalah seorang pengantin pria yang sangat bahagia.Ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari selanjutnya berlalu demikian simpel seperti secangkir air bening. Kami mempunyai seorang anak, saya terjun ke dunia usaha dan berusaha untuk menghasilkan banyak uang. Begitu kemakmuran meningkat, jalinan kasih diantara kami pun semakin surut. Ia adalah pegawaisipil. Setiap pagi kami berangkat kerja bersama-sama dan sampai dirumahjuga pada waktu yang bersamaan. Tapi ketenangan hidup berubah dipengaruhi oleh perubahan yang tidak kusangka-sangka.Dew hadir dalam kehidupanku.Waktu itu adalah hari yang cerah.Aku berdiri di balkon dengan Dew yang sedang merangkulku. Hatiku Sekali lagi terbenam dalam aliran cintanya. Ini adalah apartment yang kubelikan untuknya. Dew berkata , "Kamu adalah jenis pria terbaik yang menarik para gadis." Kata-katanya tiba-tiba mengingatkanku pada istriku. Ketika kami baru menikah,istriku pernah berkata, "Pria sepertimu,begitu sukses,akan menjadi sangat menarik bagi para gadis."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir tentang ini, Aku menjadi ragu-ragu. Aku tahu kalo aku telah menghianati istriku. Tapi aku tidak sanggup menghentikannya. Aku melepaskan tangan Dew dan berkata, "Kamu harus pergi membeli beberapa perabot, O.K.?.Aku ada sedikit urusan dikantor" Kelihatan ia jadi tidak senang karena aku telah berjanji menemaninya. Pada saat tersebut, ide perceraian menjadi semakin jelas dipikiranku walaupun kelihatan tidak mungkin. Bagaimanapun, aku merasa sangat sulit untuk membicarakan hal ini pada istriku. Walau bagaimanapun ku jelaskan, ia pasti akan sangat terluka. Sejujurnya,ia adalah seorang istri yang baik. Setiap malam ia sibuk menyiapkan makan malam. Aku duduk santai didepan TV. Makan malam segera tersedia. Lalu kami akan menonton TV sama-sama.Atau aku akan menghidupkan komputer,membayangk an tubuh Dew.Ini adalah hiburan bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari aku berbicara dalam guyon, "Seandainya kita bercerai, apa yang akan kau lakukan? " Ia menatap padaku selama beberapa detik tanpa bersuara. Kenyataannya ia percaya bahwa perceraian adalah sesuatu yang sangat jauh darinya. Ketika istriku mengunjungi kantorku, Dew baru saja keluar dari ruanganku. Hampir seluruh staff menatap istriku dengan mata penuh simpati dan berusaha untuk menyembunyikan segala sesuatu selama berbicara dengan ia. Ia kelihatan sedikit kecurigaan. Ia berusaha tersenyum pada bawahan-bawahanku.&lt;br /&gt;Tapi aku membaca ada kelukaan di matanya. Sekali lagi, Dew berkata padaku," He Ning, ceraikan ia, O.K.? Lalu kita akan hidup bersama." Aku mengangguk. Aku tahu aku tidak boleh ragu-ragu lagi.Ketika malam itu istriku menyiapkan makan malam, ku pegang tangannya," Ada sesuatu yang harus kukatakan" Ia duduk diam dan makan tanpa bersuara. Sekali lagi aku melihat ada luka dimatanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba aku tidak tahu harus berkata apa. "Aku ingin bercerai", ku ungkapkan topik ini dengan serius tapi tenang.&lt;br /&gt;Aku menghindari pertanyaannya. Jawaban ini membuat ia sangat marah. Ia melemparkan sumpit dan berteriak kepadaku,"Kamu bukan laki-laki!".&lt;br /&gt;Pada malam itu, kami sekali saling membisu. Ia sedang menangis. Dengan perasaan yang amat bersalah, Aku menuliskan surat perceraian dimana istriku memperoleh rumah, mobil dan 30% saham dari perusahaanku. Ia memandangnya sekilas dan mengoyaknya jadi beberapa bagian. Aku merasakan sakit dalam hati. Wanita yang telah 10 tahun hidup bersamaku sekarang menjadi seorang yang asing dalam hidupku. Akhirnya ia menangis dengan keras didepanku, dimana hal tersebut tidak pernah kulihat sebelumnya. Bagiku, tangisannya merupakan suatu pembebasan untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku terbangun tengah malam, aku melihat ia masih menulis. Aku tertidur kembali. Ia menuliskan syarat-syarat dari perceraiannya. Ia tidakmenginginkan apapun dariku,tapi aku harus memberikan waktu sebulan sebelum menceraikannya, dan dalam waktu sebulan itu kami harus hidup bersama seperti biasanya. Alasannya sangat sederhana : Anak kami akan segera menyelesaikkan pendidikannya dan liburannya adalah sebulan lagi dan ia tidak ingin anak kami melihat kehancuran rumah tangga kami. Ia menyerahkan persyaratan tersebut dan bertanya," He Ning, apakah kamu masih ingat bagaimana aku memasuki rumah kita ketika pada hari pernikahan kita?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini tiba-tiba mengembalikan beberapa kenangan indah kepadaku.Aku mengangguk dan mengiyakan. "Kamu membopongku dilenganmu",katanya, "Jadi aku punya sebuah permintaan, yaitu kamu akan tetapmembopongku pada waktu perceraian kita. Dari sekarang sampai akhir bulanIni, setiap pagi kamu harus membopongku keluar dari kamar tidur ke pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memberitahukan Dew soal syarat-syarat perceraian dari istriku. Ia tertawa keras dan berpikir itu tidak ada gunanya. "Bagaimanapun trik yang ia lakukan, ia harus menghadapi hasil dari perceraian ini," ia mencemooh. Istriku dan aku tidak mengadakan kontak badan lagi sejak kukatakanperceraian itu. Jadi ketika aku membopongnya dihari pertama, kami kelihatan salah tingkah. Dari kamar tidur ke ruangduduk, lalu ke pintu, aku berjalan 10 meter dengan ia dalam lenganku. Ia memejamkan mata dan berkata dengan lembut," Mari kita mulai hari ini,jangan memberitahukan pada anak kita." Aku mengangguk, merasa sedikit bimbang.Aku melepaskan ia di pintu. Pada hari kedua, bagi kami terasa lebih mudah. Ia merebah di dadaku,kami begitu dekat sampai-sampai aku bisa mencium wangi dibajunya. Aku menyadari bahwa aku telah sangat lama tidak melihat dengan mesra wanita ini. Aku melihat bahwa ia tidak muda lagi, beberapa kerut tampak di wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ketiga, ia berbisik padaku, "Kebun diluar sedang dibongkar, hati-hati kalau kamu lewat sana ."&lt;br /&gt;Hari keempat, ketika aku membangunkannya, aku merasa kalau kami masih mesra seperti sepasang suami istri dan aku masih membopong kekasihku dilenganku. Bayangan Dew menjadi samar.&lt;br /&gt;Pada hari kelima dan enam, ia masih mengingatkan aku beberapa hal, seperti, dimana ia telah menyimpan baju-bajuku yang telah ia setrika, aku harus hati-hati saat memasak,dll. Aku mengangguk. Perasaan kedekatan terasa semakin erat.&lt;br /&gt;Ia sedang mencoba pakaiannya, aku sedang menunggu untuk membopongnya keluar. Ia berusaha mencoba beberapa tapi tidak bisa menemukan yang cocok.&lt;br /&gt;Lalu ia melihat,"Semua pakaianku kebesaran". Aku tersenyum.Tapi tiba-tiba aku menyadarinya sebab ia semakin kurus itu sebabnya aku bisa membopongnya dengan ringan bukan disebabkan aku semakin kuat. Aku tahu ia mengubur semua kesedihannya dalam hati. Sekali lagi , aku merasakan perasaan sakit Tanpa sadar ku sentuh kepalanya. Anak kami masuk pada saat tersebut. "Pa,sudah waktunya membopong mama keluar" Baginya,melihat papanya sedang membopong mamanya keluar menjadi bagian yang penting. Ia memberikan isyarat agar anak kami mendekatinya dan merangkulnya dengan erat. Aku membalikkan wajah sebab aku takut aku akan berubah pikiran pada detik terakhir. Aku menyanggah ia dilenganku, berjalan dari kamar tidur, melewati ruang duduk ke teras. Tangannya memegangku secara lembut dan alami. Aku menyanggah badannya dengan kuat seperti kami kembali ke hari pernikahan kami. Tapi ia kelihatan agak pucat dan kurus, membuatku sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari terakhir,ketika aku membopongnya dilenganku, aku melangkah dengan berat. Anak kami telah kembali ke sekolah. Ia berkata, "Sesungguhnya aku berharap kamu akan membopongku sampai kita tua". Aku memeluknya dengan kuat dan berkata "Antara kita saling tidak menyadari bahwa kehidupan kita begitu mesra". Aku melompat turun dari mobil tanpa sempat menguncinya. Aku takut keterlambatan akan membuat pikiranku berubah. Aku menaiki tangga. Dew membuka pintu.&lt;br /&gt;Aku berkata padanya," Maaf Dew, Aku tidak ingin bercerai. Aku serius".&lt;br /&gt;Ia melihat kepadaku, kaget. "Maaf, Dew,Aku cuma bisa bilangmaaf padamu,Aku tidak ingin bercerai. Kehidupan rumah tanggaku membosankan disebabkan ia dan aku tidak bisa merasakan nilai-nilai dari kehidupan,bukan disebabkan kami tidak saling mencintai lagi. Sekarang aku mengerti sejak aku membopongnya masuk ke rumahku, ia telah melahirkan anakku. Aku akan menjaganya sampai tua. Jadi aku minta maaf padamu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dew tiba-tiba seperti tersadar. Ia memberikan tamparan keras kepadaku dan menutup pintu dengan kencang dan tangisannya meledak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menuruni tangga dan pergi ke kantor. Dalam perjalanan aku melewati sebuah toko bunga, ku pesan sebuah buket bunga kesayangan istriku. Penjual bertanya apa yang mesti ia tulis dalam kartu ucapan? Aku tersenyum, dan menulis " &lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Aku akan membopongmu setiap pagi sampai kita tua...&lt;/span&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-6733966856332579303?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/6733966856332579303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=6733966856332579303' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/6733966856332579303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/6733966856332579303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/08/sebelum-kamu-menceraikanku.html' title='sebelum kamu menceraikanku............'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-1776485025951056754</id><published>2008-08-02T01:22:00.000-07:00</published><updated>2008-08-02T01:28:10.358-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekitar Kita'/><title type='text'>Semangkuk Bakmi Panas</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai&lt;br /&gt;uang. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?”&lt;br /&gt;” Ya, tetapi, aku tdk membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu.&lt;br /&gt;“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai.&lt;br /&gt;“Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.&lt;br /&gt;“Ada apa nona?” Tanya si pemilik kedai.&lt;br /&gt;“tidak apa-apa” aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi !, tetapi,?&lt;br /&gt;ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah”&lt;br /&gt;“Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata “Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana, terhenyak mendengar hal tsb. “Mengapa aku tdk berpikir ttg hal tsb? Utk semangkuk bakmi dr org yg baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan&lt;br /&gt;kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg hrs diucapkan kpd ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, Ibu telah menyiapkan makan malam dan&lt;br /&gt;makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tdk memakannya sekarang”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu Ana tdk dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.&lt;br /&gt;Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kpd org lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kpd org yang sangat&lt;br /&gt;dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa&lt;br /&gt;kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup Kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mupeng.com/forum/showthread.php?t=11202"&gt;(Kutipan dari seorang sahabat....) &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-1776485025951056754?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/1776485025951056754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=1776485025951056754' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/1776485025951056754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/1776485025951056754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/08/semangkuk-bakmi-panas.html' title='Semangkuk Bakmi Panas'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-8437967315432719840</id><published>2008-08-02T01:09:00.001-07:00</published><updated>2008-08-02T01:15:11.110-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><title type='text'>lama gak ketemu ya.....</title><content type='html'>gak terasa dah lama kita gak ketemu ya. aku gak habis pikir, kenapa kamu datang?, kenapa juga kamu pergi lagi?. aku masih ingat betul, sebelum pertemuan kemarin kamu juga begitu. tiba-tiba muncul memberikan sebuah harapan, dan segera pergi lagi meninggalkan harapan yang hanya tinggal harapan. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masihkah aku harus berharap? bila kita memang sudah memiliki pendamping hidup masing-masing. aku tidak tahu harus bagaimana. sebentar merasa kangen, sebentar merasa bersalah telah mengkianati. &lt;br /&gt;aku hanya bisa berharap hidup akan terus berjalan sesuai dengan harapan kita berdua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga cepat bertemu lagi.... gak seperti dulu, ya gak seperti dulu kamu meninggalkan aku lama sekali tanpa kabar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-8437967315432719840?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/8437967315432719840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=8437967315432719840' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/8437967315432719840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/8437967315432719840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/08/lama-gak-ketemu-ya.html' title='lama gak ketemu ya.....'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-8984395634753612171</id><published>2008-07-31T20:13:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T01:54:10.293-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekitar Kita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><title type='text'>seperti apakah rasa cinta itu?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diambil dari "&lt;a href="http://www.mupeng.com/forum/showthread.php?t=13799"&gt;Apakah itu CINTA?&lt;/a&gt;" oleh mathafucka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila telapak tanganmu berkeringat, Hatimu dag dig dug, Suaramu bagai tersangkut di tenggorokan, Itu bukan cinta, tetapi SUKA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tanganmu tidak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya, Itu bukan cinta tetapi BERAHI.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bila kamu menginginkannya karena tahu Ia akan selalu berada di sampingmu, Itu bukan cinta tetapi KESEPIAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kamu menerima pernyataan cintanya Karena kamu tak mau menyakiti hatinya, Itu bukan cinta tetapi KASIHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kamu bersedia memberikan semua Yang kamu sukai demi dia, Itu bukan cinta tetapi KEMURAHAN HATI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kamu bangga dan selalu ingin memamerkannya Kepada semua orang, Itu bukan cinta tetapi KEMUJURAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kamu mengatakan padanya bahwa ia adalah Satu-satunya hal yang kamu pikirkan, Itu bukan cinta tetapi GOMBAL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu MENCINTAINYA,&lt;br /&gt;Ketika kamu MENERIMA KESALAHAN DIA, Karena itu adalah bagian dari kepribadiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu RELA MEMBERIKAN HATIMU, KEHIDUPANMU, BAHKAN KEMATIANMU;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika HATIMU TERCABIK BILA IA SEDIH, dan BERBUNGA BILA IA BAHAGIA;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu MENANGIS UNTUK KEPEDIHANNYA Biarpun ia cukup tegar menghadapinya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu tertarik kepada orang lain Tetapi kamu masih SETIA bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CINTA adalah PENGORBANAN;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENCINTAI berarti MEMBERI DIRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CINTA adalah KEMATIAN ATAS EGOISME dan EGOSENTRISME.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang itu menyakitkan, tetapi itulah harga yang harus dibayar...&lt;br /&gt;Untuk sebuah CINTA...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Semua diatas adalah kata perumpamaan, tapi&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-8984395634753612171?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/8984395634753612171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=8984395634753612171' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/8984395634753612171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/8984395634753612171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/07/seperti-apakah-rasa-cinta-itu.html' title='seperti apakah rasa cinta itu?'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-4658397677553819095</id><published>2008-07-18T23:55:00.000-07:00</published><updated>2008-07-19T00:04:09.366-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Untuk Kamu Va'/><title type='text'>er - i - en - de - u - ka - u</title><content type='html'>&lt;div align="right"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_zLH9cJgOSj4/SIGRnB_E_II/AAAAAAAAAJ4/k0uJDyqBvXU/s1600-h/Red_rose[1].jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224617142460415106" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_zLH9cJgOSj4/SIGRnB_E_II/AAAAAAAAAJ4/k0uJDyqBvXU/s400/Red_rose%5B1%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;tolong rasakan ungkapan hati&lt;br /&gt;rasa saling memberi&lt;br /&gt;agar smakin erat hati kita&lt;br /&gt;jalani kisah yang ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku tak pernah merasa jemu&lt;br /&gt;jika kau slalu disampingku&lt;br /&gt;begitu nyanyian rinduku&lt;br /&gt;terserah apa katamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rambutmu, matamu, bibirmu kurindu&lt;br /&gt;senyummu, candamu, tawamu kurindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beri aku waktu sedetik lagi&lt;br /&gt;menatap wajahmu&lt;br /&gt;esok, hari ini atau nanti&lt;br /&gt;mungkin tak kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku tak pernah merasa jemu&lt;br /&gt;jika kau slalu disampingku&lt;br /&gt;begitu nyanyian rinduku&lt;br /&gt;terserah apa katamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku tak pernah merasa jemu&lt;br /&gt;jika kau slalu disampingku&lt;br /&gt;begitu nyanyian rinduku&lt;br /&gt;terserah apa katamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rambtmu, matamu, bibirmu kurindu&lt;br /&gt;senyummu, candamu, tawamu kurindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="center"&gt;&lt;br /&gt;entah mengapa tiga hari terakhir ini lagu ini yang selalu aku putar berulang ulang kali. saya juga gak tahu benar sejak kapan aku menyukai lagu milik iwan fals ini. mungkin karena hanya dengan mendengar lagu ini, aku bisa lebih merasakan apa yang sedang aku aku alami saat ini. mungkinkah lagu ini tercipta karna sang penciptanya sedang merasakan seperti apa yang sedang aku rasakan saat ini.&lt;br /&gt;semoga kita segera ketemu lagi. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-4658397677553819095?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/4658397677553819095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=4658397677553819095' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/4658397677553819095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/4658397677553819095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/07/er-i-en-de-u-ka-u.html' title='er - i - en - de - u - ka - u'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_zLH9cJgOSj4/SIGRnB_E_II/AAAAAAAAAJ4/k0uJDyqBvXU/s72-c/Red_rose%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-571838847181059527</id><published>2008-07-14T02:35:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T09:52:32.324-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Untuk Kamu Va'/><title type='text'>maafkan saya va.....</title><content type='html'>setelah hampir setahun kita tidak pernah bertemu, tak pernah saling memberikan kabar masing-masing. hampir setahun pula kupendam rasa rindu dan kangen, kangen sekali melihat tawa kamu, canda kamu, dan semuanya...&lt;br /&gt;seandainya kamu tahu, dan juga dapat merasakan semua itu.&lt;br /&gt;seandainya kamu juga merasakan rindu yang sangat sepertiku.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;kamu tahu,&lt;br /&gt;senang rasanya waktu mendengar kamu mau kembali, ya walaupun aku tahu kamu bukan kembali untuk saya. lima hari terakhir ini, saya rasakan hari yang paling panjang. karena hari ini kamu berjanji akan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maafkan saya va... yang hanya bisa menyambut kedatangan kamu dengan rasa rindu dan kangen. ya... rasa rindu dan kangen yang selama ini serasa mengusik.&lt;br /&gt;hanya bisa menyambutmu dengan dekapan rindu yang sangat mendalam, sangat mendalam.&lt;br /&gt;semoga rindu ini jadi yang terakhir bagiku, bagi kamu, jadi rindu yang terakhir yang kita rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maafkan saya va...&lt;br /&gt;semoga ini menjadi hal indah, yang dapat selalu mengingatkan aku pada seorang tetanggaku yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maafkan....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-571838847181059527?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/571838847181059527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=571838847181059527' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/571838847181059527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/571838847181059527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/07/maafkan-saya-va.html' title='maafkan saya va.....'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-5211751523017035752</id><published>2008-07-10T06:53:00.000-07:00</published><updated>2008-07-16T18:43:35.902-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Untuk Kamu Va'/><title type='text'>baru kali ini aku menolak</title><content type='html'>maafkan aku sa, &lt;br /&gt;baru kali ini... ya baru kali ini, aku dapat menolak kemauan tuk ketemu kamu &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;walaupun hanya lewat telepon.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-5211751523017035752?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/5211751523017035752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=5211751523017035752' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/5211751523017035752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/5211751523017035752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/07/baru-kali-ini-aku-menolak.html' title='baru kali ini aku menolak'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-7077811824075346439</id><published>2008-07-08T21:29:00.001-07:00</published><updated>2008-07-16T18:44:30.476-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Untuk Kamu Va'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Patah Hati'/><title type='text'>setelah lebih dari sembilan bulan</title><content type='html'>ya... setelah lebih dari sembilan bulan aku bisa melupakan keberadaan kamu didalam diriku, tapi ternyata kamu datang lagi dalam mimpi-mimpi sadarku bahwa sebenarnya saya sudah tidak dapat memilikimu lagi ...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;kecuali hanya dalam mimpi...&lt;br /&gt;ya ... hanya dalam mimpi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mimpi sadar yang takkan pernah lagi dapat kuraih ....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-7077811824075346439?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/7077811824075346439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=7077811824075346439' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/7077811824075346439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/7077811824075346439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/07/setelah-lebih-dari-sembilan-bulan.html' title='setelah lebih dari sembilan bulan'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-8464078726830109318</id><published>2008-07-08T21:18:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T22:08:02.894-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekitar Kita'/><title type='text'>saat Iblis membentangkan sajadah</title><content type='html'>diambil dari &lt;a href="http://www.duniasex.com/forum/showthread.php?t=192129"&gt;bhonk &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang menjelang dzuhur. Salah satu Iblis ada di Masjid. Kebetulan hari itu Jum'at, saat berkumpulnya orang. Iblis sudah ada dalam Masjid. Ia tampak begitu khusyuk. Orang mulai berdatangan. Iblis menjelma menjadi ratusan bentuk &amp;amp; masuk dari segala penjuru, lewat jendela, pintu, ventilasi, atau masuk lewat lubang pembuangan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada setiap orang, Iblis juga masuk lewat telinga, ke dalam syaraf mata, ke dalam urat nadi, lalu menggerakkan denyut jantung setiap para jamaah yang hadir. Iblis juga menempel di setiap sajadah. "Hai, Blis!", panggil Kiai, ketika baru masuk ke Masjid itu. Iblis merasa terusik : "Kau kerjakan saja tugasmu, Kiai. Tidak perlu kau larang-larang saya. Ini hak saya untuk menganggu setiap orang dalam Masjid ini!", jawab Iblis ketus.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Ini rumah Tuhan, Blis! Tempat yang suci,Kalau kau mau ganggu, kau bisa diluar nanti!", Kiai mencoba mengusir.&lt;br /&gt;"Kiai, hari ini, adalah hari uji coba sistem baru". Kiai tercenung. "Saya sedang menerapkan cara baru, untuk menjerat kaummu". "Dengan apa?"&lt;br /&gt;"Dengan sajadah!"&lt;br /&gt;"Apa yang bisa kau lakukan dengan sajadah, Blis?"&lt;br /&gt;"Pertama, saya akan masuk ke setiap pemilik saham industri sajadah. Mereka akan saya jebak dengan mimpi untung besar. Sehingga, mereka akan tega memeras buruh untuk bekerja dengan upah di bawah UMR, demi keuntungan besar!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah, itu kan memang cara lama yang sering kau pakai. Tidak ada yang baru,Blis?"&lt;br /&gt;"Bukan itu saja Kiai..."&lt;br /&gt;"Lalu?"&lt;br /&gt;"Saya juga akan masuk pada setiap desainer sajadah. Saya akan menumbuhkan gagasan, agar para desainer itu membuat sajadah yang lebar-lebar"&lt;br /&gt;"Untuk apa?"&lt;br /&gt;"Supaya, saya lebih berpeluang untuk menanamkan rasa egois di setiap kaum yang Kau pimpin, Kiai! Selain itu, Saya akan lebih leluasa, masuk dalam barisan sholat. Dengan sajadah yang lebar maka barisan shaf akan renggang. Dan saya ada dalam kerenganggan itu. Di situ Saya bisa ikut membentangkan sajadah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialog Iblis dan Kiai sesaat terputus. Dua orang datang, dan keduanya membentangkan sajadah. Keduanya berdampingan. Salah satunya, memiliki sajadah yang lebar. Sementara, satu lagi, sajadahnya lebih kecil. Orang yang punya sajadah lebar seenaknya saja membentangkan sajadahnya, tanpa melihat kanan-kirinya. Sementara, orang yang punya sajadah lebih kecil, tidak enak hati jika harus mendesak jamaah lain yang sudah lebih dulu datang. Tanpa berpikir panjang, pemilik sajadah kecil membentangkan saja sajadahnya, sehingga sebagian sajadah yang lebar tertutupi sepertiganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya masih melakukan sholat sunnah.&lt;br /&gt;"Nah, lihat itu Kiai!", Iblis memulai dialog lagi.&lt;br /&gt;"Yang mana?"&lt;br /&gt;"Ada dua orang yang sedang sholat sunnah itu. Mereka punya sajadah yang berbeda ukuran. Lihat sekarang, aku akan masuk diantara mereka".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis lenyap.&lt;br /&gt;Ia sudah masuk ke dalam barisan shaf.&lt;br /&gt;Kiai hanya memperhatikan kedua orang yang sedang melakukan sholat sunah. Kiai akan melihat kebenaran rencana yang dikatakan Iblis sebelumnya. Pemilik sajadah lebar, rukuk. Kemudian sujud. Tetapi, sembari bangun dari sujud, ia membuka sajadahya yang tertumpuk, lalu meletakkan sajadahnya di atas sajadah yang kecil. Hingga sajadah yang kecil kembali berada di bawahnya. Ia kemudian berdiri. Sementara, pemilik sajadah yang lebih kecil, melakukan hal serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga membuka sajadahnya, karena sajadahnya ditumpuk oleh sajadah yang lebar. Itu berjalan sampai akhir sholat. Bahkan, pada saat sholat wajib juga, kejadian-kejadian itu beberapa kali terihat di beberapa masjid. Orang lebih memilih menjadi di atas, ketimbang menerima di bawah. Di atas sajadah, orang sudah berebut kekuasaan atas lainnya. Siapa yang memiliki sajadah lebar, maka, ia akan meletakkan sajadahnya diatas sajadah yang kecil. Sajadah sudah dijadikan Iblis sebagai pembedaan kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik sajadah lebar, diindentikan sebagai para pemilik kekayaan, yang setiap saat harus lebih di atas dari pada yang lain. Dan pemilik sajadah kecil, adalah kelas bawah yang setiap saat akan selalu menjadi sub-ordinat dari orang yang berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas sajadah, Iblis telah mengajari orang supaya selalu menguasai orang lain.&lt;br /&gt;"Astaghfirullahal adziiiim ", ujar sang Kiai pelan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-8464078726830109318?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/8464078726830109318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=8464078726830109318' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/8464078726830109318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/8464078726830109318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/07/diambil-dari-bhonk-siang-menjelang.html' title='saat Iblis membentangkan sajadah'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-2763499533156277280</id><published>2008-06-26T21:12:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T22:27:01.941-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Patah Hati'/><title type='text'>tuhan menciptakamu bukan untukku</title><content type='html'>apa yang harus aku lakukan bila setiap saat teringat pada kamu &lt;br /&gt;semakin sering melihat kamu, semakin berat aku merasakan... &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;apalagi kalau tahu Tuhan memang menciptakan kamu bukan untukku. &lt;br /&gt;berat  &lt;br /&gt;sangat berat   &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-2763499533156277280?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/2763499533156277280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=2763499533156277280' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/2763499533156277280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/2763499533156277280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/06/tuhan-menciptakamu-bukan-untukku.html' title='tuhan menciptakamu bukan untukku'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-1044817073049572536</id><published>2008-06-13T00:17:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T22:27:45.209-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Patah Hati'/><title type='text'>kenapa aku mengenalmu setelah aku memilih dia</title><content type='html'>memang betul kata orang-orang, sesuatu hal yang paling kita sesali adalah tidak bisa memiliki orang yang kita cintai dan melihat orang yang kita cintai menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku pernah merasakan......&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;ya... pernah aku rasakan sesuatu yang tidak pernah saya kira sebelumnya. aku bisa menyintai seseorang, sementara aku tahu bahwa aku telah memiliki seseorang yang sangat saya sayangi di rumah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-1044817073049572536?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/1044817073049572536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=1044817073049572536' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/1044817073049572536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/1044817073049572536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/06/kenapa-aku-mengenalmu-setelah-aku.html' title='kenapa aku mengenalmu setelah aku memilih dia'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-6220627686604509601</id><published>2008-06-08T08:10:00.000-07:00</published><updated>2008-07-16T18:45:06.415-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Patah Hati'/><title type='text'>lain dulu lain sekarang</title><content type='html'>aku masih ingat betul, aku beli sebuah kaset tape katon bagaskara.... tak bisa pindah kelain hati ya.... tak bisa pindah kelain hati. betapa bangganya aku waktu itu, betapa tidak, seorang pujaan hati ini minta dibelikan kaset tak bisa pindah ke lain hati ......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entah bagaimana........ aku malas untuk mengingat ingat hal-hal yang telalu menyedihkan hati, akhirnya kami sudah memiliki pasangan hidup masing-masing. dia menikah aku juga gak tahu, saya menikahpun dia kayaknya juga gak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi kini, setelah semuanya berlalu.... sudah sepuluh tahun lebih gak pernah bertemu ....&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;tanpa disadari aku sudah berada didalam rumahnya. semakin hari-semakin sering aku kerumah.&lt;br /&gt;semakin lama semakin timbul rasa yang dulu pernah bersemi........&lt;br /&gt;sebelum semuanya terlanjur, sebelum semuanya berubah.... aku putuskan untuk mencoba meninggalkan semunya. tak lupa aku berikan sebuah cd untuk kenang-kenangan "selamat tinggal"nya fiveminute yang dulu belum sempat aku belikan kasetnya........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat tinggal ......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat tinggal ...................&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-6220627686604509601?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/6220627686604509601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=6220627686604509601' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/6220627686604509601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/6220627686604509601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/06/lain-dulu-lain-sekarang.html' title='lain dulu lain sekarang'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-1107321269542471364</id><published>2008-05-26T01:22:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T22:09:30.935-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>keberhasilan un atau pembodohan diri sendiri</title><content type='html'>ujian nasional telah selesai dilaksanakan dengan (mungkin) berbagai hasil yang masih harap-harap cemas dari berbagai sekolah. suatu keberhasilan sekolah masih selalu diidentikan dengan keberhasilan mengantarkan anak-anak peserta didik mereka dapat lulus seratus persen walaupun (mungkin) akan dilakukan berbagai banyak jalan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak bisa dipungkiri, pelaksanaan ujian nasional tahun ini pun masih jauh dari harapan semua pihak "khusus mengenai sukses pelaksanaan". banyak terjadi kecurangan-kecurangan yang masih jelas-jelas terjadi di banyak sekolah di berbagai daerah baik sekolah yang benar-benar sudah mempunyai predikat sebagai sekolah favorit maupun sekolah yang asal-asalan yang penting ada muridnya.&lt;br /&gt;satu hal yang perlu dicermati, kenapa masih banyak kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan ujian nasional? apa masih kurangnya guru memberikan materi? sehingga pada waktu pelaksanaan ujian guru masih dianggap memberikan materi yang belum diajarkan dan ternyata muncul di butir-butir soal. atau memang kebiasaan siswa yang sudah terbiasa dengan belajar sistem kebut semalam? tidak mau menyiapkan jauh-jauh hari. atau yang lebih parah lagi, memang sudah menjadi tradisi sekolah untuk selalu membantu kesulitan-kesulitan siswa dalam menghadapi ujian nasional. dan yang lebih mengherankan lagi &lt;a href="http://batubaranews.wordpress.com/2008/04/26/laporkan-kecurangan-pelaksanaan-un-2008-guru-diancam-dibunuh/"&gt;ada seorang kepala sekolah yang berani mengancam kepada guru yang mau benar-benar bertindak tegas mau melaporkan segala kecurangan dalam mengahdapi ujian nasional&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Komisi Pendidikan DPRD Jawa Tengan &lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2008/04/21/brk,20080421-121654,id.html"&gt;M. Iqbal Wibisono mengatakan&lt;/a&gt;, praktek kecurangan dalam ujian nasional bisa dilakukan oleh para pejabat dinas pendidikan. Sebab selama ini ada anggapan jika tingkat kelulusan siswa di suatu daerah rendah, maka daerah tersebut akan dianggap tidak maju. Sebaliknya, jika tingkat kelulusan tinggi maka daerah itu dianggap daerah yang maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya karena kepingin dianggap sebagai daerah yang maju, pantaskah bila harus mengejar angka kelulusan siswanya dengan cara-cara yang tidak dibenarkan? seharusnya kita harus berfikir lebih jauh, bila ternyata kualitas hasil lulusan siswanya tidak dapat dipertanggung jawabkan, kenapa harus bangga disebut daerah yang maju karena tingkat kelulusan siswanya tinggi. harusnya kita malu, betapa pengecutnya kita tidak berani menghadapi apa yang ada didepan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://fpks-dpr.or.id/new/main.php?op=isi&amp;amp;id=4765"&gt;Dra. Aan Rohanah, M.Ag. Anggota Komisi X DPR RI mengemukakan : &lt;/a&gt;Kecurangan UN Rendahkan Mutu Pendidikan.&lt;br /&gt;Inspektorat Jenderal (Irjen) Depdiknas diminta tegas meindak siapa saja yang ikut terlibat kecurangan dalam pelaksanaan UN. Ketegasan tersebut dibutuhkan untuk peningkatan mutu pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;timbul pertanyaan, apakah selama ini sekolah-sekolah yang banyak melakukan kecurangan dalam pelaksanaan ujian nasional sempat berfikir bahwa cara-cara seperti itu akan jelas-jelas merendahkan mutu pendidikan (walaupun siswa dapat lulus dengan hasil yang tinggi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) masih enggan berkomentar soal kecurangan pelaksanaan ujian nasional (UN).&lt;br /&gt;&lt;a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/04/24/1/103579/depdiknas-no-comment-soal-kecurangan-un"&gt;"Sampai saat ini belum bisa mengeluarkan statement apapun," ujar anggota BSNP Ning Karningsih, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2008).&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terakhir yang patut kita jadikan renungan, apabila kecurangan-kecurangan selama pelaksanaan ujian nasional tidak dapat kita cegah (atau minimal dapat kita kurangi) bukan tidak mungkin lagi di tahun-tahun yang akan datang siswa, guru, kepala sekolah, atau dinas dikpora setempat, dan bahkan bsnp, akan selalu mencari cara-cara yang lebih rapi untuk dapat sukses menempuh ujian nasional yang tentunya dengan cara-cara yang tidak baik. dan lebih mungkin lagi akan beredar buku-buku bimbingan cara-cara praktis "sukses ujian nasional tanpa harus belajar" atau "panduan ujian praktis tanpa belajar". renungkanlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Dikutip dari berbagai sumber.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-1107321269542471364?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/1107321269542471364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=1107321269542471364' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/1107321269542471364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/1107321269542471364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/05/ujian-nasional-telah-selesai.html' title='keberhasilan un atau pembodohan diri sendiri'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2238105723223511213.post-7340579866400844654</id><published>2008-05-26T01:09:00.000-07:00</published><updated>2008-07-16T00:22:32.831-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Untuk Kamu Va'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><title type='text'>Aku masih sayang kamu</title><content type='html'>sore ini, gak ada kerjaan, gak ada kegiatan seperti hari-hari biasanya yang sampai sorepun masih berkutat di depan monitor HP vp17. kucoba bongkar-bongkar file-file lama yang hampir tak pernah kubuka, kucoba buka-buka tulisan-tulisan pribadi dan email-email pribadi saya (saya selalu menyimpan email yang sifatnya pribadi). jenuh membaca-baca tulisan yang lalu-lalu, kucoba buka-buka gambar dan potongan video-video pendek yang pernah aku abadikan, sewaktu aku membuka video pendek video pendek arsip ku, tak sengaja aku membuka sebuah video kamu yang waktu itu sempat aku abadikan sebelum kita berpisah. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;aku jadi teringat kamu, mengira-ngira kamu sekarang ada dimana. dah lama sekali rasanya aku ndak ketemu dengan kamu. kubuka nomor hp kamu, kuhubungi, hanya suara penyedia layanan yang mengatakan nomor kamu sudah tidak dapat dihubungi lagi. kesel, marah, tetapi kenapa masih juga aku ulangi beberapa kali mencoba untuk menghubungi kamu. ndak terasa sudah lebih dari dua belas tahun, kita berpisah. ndak saling menghubungi, ndak saling memberi kabar, ndak saling .................. semua terasa begitu dekat, semua kelihatan baru kemarin kita bertemu dan berpisah untuk waktu yang cukup lama. tak terasa. memang begitu tak terasa. saya telah disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang gak tentu dan pekerjaan-pekerjaan yang begitu menyita waktu. dan baru teringat hari ini, baru teringat hari ini, aku mempunyai ruang yang kosong dalam hati ini, menanti dan terus menanti kedatangan seorang yang gak begitu tahu, kapan kah akan pulang atau tidak akan pulang selamanya. seandainya aku tadi tidak buka-buka file saya, mungkin perasaan ini dah hampir mati, tapi mengapa aku bakar lagi, sehingga kini begitu sangat inginnya saya bisa bersama kamu lagi. ternyata aku masih sayang kamu vafa. hari terakhir kita bertemu, tak kan pernah dapat aku lupakan ......... kenapa?????&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2238105723223511213-7340579866400844654?l=bujangb.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bujangb.blogspot.com/feeds/7340579866400844654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2238105723223511213&amp;postID=7340579866400844654' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/7340579866400844654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2238105723223511213/posts/default/7340579866400844654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bujangb.blogspot.com/2008/05/aku-masih-sayang-kamu.html' title='Aku masih sayang kamu'/><author><name>bujangbejat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17977971596340829015</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_zLH9cJgOSj4/SP1lDznnfMI/AAAAAAAAAP4/TevWre53lKA/S220/Untitled-1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
